KOTA BENGKULU – Sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap para korban bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat, Polresta Bengkulu menggelar Sholat Ghaib dan doa bersama pada Senin pagi (01/12) bertempat di Masjid Bara Iman Polresta Bengkulu.
Kegiatan dilaksanakan secara berjamaah dan diikuti oleh para pejabat utama, personel staf, serta anggota Polresta Bengkulu. Suasana khidmat sangat terasa sejak dimulainya rangkaian ibadah.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin oleh Ustadz Nopiar Hoenasi, S.Pd.I, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan tahmid yang dipanjatkan khusus untuk mendoakan para korban yang wafat akibat bencana alam di tiga provinsi tersebut.
Kasi Humas Polresta Bengkulu mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi wujud simpati institusi Polri terhadap duka yang sedang dirasakan masyarakat.
“Kita ingin menunjukkan bahwa Polresta Bengkulu turut merasakan kesedihan mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Sumut, Aceh, dan Sumbar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa musibah ini menjadi pengingat untuk selalu memperkuat keimanan.
“Bencana ini mengingatkan kita akan kebesaran Allah SWT. Karena itu, kita semua diimbau untuk selalu berserah diri, memperbanyak doa, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” lanjut Kasi Humas.
Selain memanjatkan doa, jajaran Polresta Bengkulu juga berharap agar korban yang meninggal mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
“Semoga para korban diterima amal ibadahnya dan keluarga yang berduka diberi ketabahan. Kita juga berdoa agar proses penanganan bencana di sana berjalan dengan lancar dan semua pihak diberi keselamatan,” tutupnya.
Kegiatan Sholat Ghaib ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan penuh haru dan kekhidmatan, menggambarkan solidaritas Polresta Bengkulu terhadap masyarakat yang sedang ditimpa musibah.














