Kota Bengkulu – Dalam rangka menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib bagi para pelajar, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bengkulu melaksanakan kegiatan Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas (Pamturlalin) pada jam kepulangan siswa di depan SMA Negeri 5 Kota Bengkulu, Rabu (15/10/2025) pukul 15.30 WIB.
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin keselamatan pelajar saat pulang sekolah. Dalam pelaksanaannya, personel Satlantas melakukan pemantauan arus lalu lintas, membantu menyeberangkan siswa, serta mencegah potensi kemacetan dan kecelakaan di sekitar area sekolah.
Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yakni:
– Aiptu Effendi
– Bripka Ismuhadi
– Bripda Nabil
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, serta mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan masyarakat sekitar. Arus lalu lintas di depan SMA Negeri 5 terpantau dalam kondisi normal tanpa hambatan yang berarti.
Kasatlantas Polresta Bengkulu AKP Aan Setiawan, S.Sos., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis dan preventif kepada masyarakat.
“Keselamatan pelajar saat berangkat dan pulang sekolah merupakan tanggung jawab bersama. Satlantas Polresta Bengkulu hadir untuk memastikan arus lalu lintas berjalan tertib dan pelajar dapat menyeberang dengan aman. Ini adalah bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung keamanan dan keselamatan anak-anak kita,” ujar AKP Aan.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan di berbagai titik sekolah di Kota Bengkulu, terutama yang berada di jalan protokol dan rawan kemacetan.
Polresta Bengkulu melalui Satlantas terus mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan, menghormati pejalan kaki, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas, khususnya di sekitar area sekolah.
Dengan sinergi antara masyarakat, sekolah, dan Polri, diharapkan lalu lintas di Kota Bengkulu semakin tertib dan angka kecelakaan dapat diminimalisir, terutama yang melibatkan pelajar.














