Kota Bengkulu – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bengkulu sejak beberapa hari terakhir menyebabkan sebuah pohon berukuran besar tumbang dan melintang di badan jalan, tepatnya di Jalan Pariwisata Pantai Panjang, simpang Hotel Pasir Putih, pada Kamis (06/11/2025) pagi.
Mengetahui kejadian tersebut, personel Polsek Ratu Samban bersama Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Bengkulu, Dit Samapta Polda Bengkulu, serta Dinas Pertamanan dan Lingkungan Hidup Kota Bengkulu langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi serta pengaturan arus lalu lintas.
Personel Polsek Ratu Samban bersama tim gabungan segera mengevakuasi batang pohon dan ranting yang menutupi jalan menggunakan peralatan potong dan peralatan manual. Sementara itu, anggota Sat Lantas Polresta Bengkulu melakukan pengaturan arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan serta mengalihkan arus lalu lintas sementara waktu.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan kendaraan dalam peristiwa ini. Setelah proses pembersihan selesai, arus lalu lintas kembali normal dan kondisi jalur kembali aman dilalui.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H melalui Kasihumas Polresta Bengkulu IPTU Endang Sudrajat menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan Polresta Bengkulu dalam merespons dampak cuaca ekstrem.
“Personel kami langsung diterjunkan begitu menerima laporan dari masyarakat. Langkah cepat ini untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman,” ujar Kasihumas.
Dalam mengevakuasi pohon tumbang ini Polresta Bengkulu berkolaborasi dengan dinas terkait bersama masyarakat sekitar.
“Kami juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan tidak ada pohon lain yang berpotensi tumbang, terutama di jalur wisata dan pemukiman padat,” tambahnya.
Warga Kota Bengkulu diminta berhati-hati apabila ingin keluar rumah dalam beberapa hari kedepan karena cuaca yang tak menentu, warga diharapkan menepi terlebih dahulu apabila terjadi angin kencang disertai hujan.
“Kapolresta Bengkulu mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, seperti pohon tumbang, genangan air, hingga kejadian pohon tumbang,” tutupnya.
Berdasarkan keterangan dari BMKG Bengkulu, kondisi cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir disebabkan oleh peningkatan aktivitas tekanan rendah di Samudra Hindia barat Sumatera serta pergerakan awan konvektif yang cukup signifikan, sehingga memicu intensitas hujan tinggi disertai angin kencang di wilayah pesisir barat Sumatera, termasuk Kota Bengkulu.
Polresta Bengkulu mengimbau masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, atau bangunan yang berpotensi roboh, serta segera melapor ke kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan situasi darurat di sekitar lingkungan tempat tinggal.














