Bengkulu – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman selama Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Polresta Bengkulu bersama unsur Forkopimda Kota Bengkulu melaksanakan patroli gabungan skala besar di sejumlah titik rawan, Selasa malam (24/2/2026).

Kegiatan patroli dipimpin langsung Kapolresta Bengkulu Rahmad Hidayat dengan melibatkan personel gabungan dari TNI-Polri serta instansi terkait, di antaranya satu peleton Kodim 0407/Bengkulu, dua peleton personel Polresta Bengkulu dan Polsek jajaran berseragam dinas, dua peleton personel opsnal, serta dukungan Senkom, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Satpol PP, dan Damkar Kota Bengkulu.
Patroli gabungan diawali dari Mapolresta Bengkulu dan menyusuri sejumlah ruas jalan utama serta kawasan rawan gangguan kamtibmas, di antaranya Jalan Ahmad Yani, Jalan Suprapto, kawasan Belungguk Point, Simpang Lima, Danau Dendam, kawasan Panorama, Masjid Raya Baitul Izza, Pantai Zakat, hingga kawasan Rawa Makmur sebelum kembali ke Mapolresta Bengkulu. Pada beberapa titik, petugas melaksanakan checkpoint dan patroli dialogis guna memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat.
Kapolresta Bengkulu menegaskan bahwa patroli gabungan ini merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah Ramadhan.

“Patroli gabungan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan kami bersama Forkopimda dalam menjaga situasi kamtibmas selama bulan suci Ramadhan agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolresta.
Selain melakukan pemantauan situasi, personel gabungan juga memberikan imbauan kepada masyarakat terkait Surat Edaran Wali Kota Bengkulu Nomor 116/20 Tahun 2026 tentang pemberlakuan jam malam bagi pelajar guna mengantisipasi kenakalan remaja dan aktivitas geng motor.
“Kami juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari, sehingga tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum,” tambahnya.

Dalam kegiatan patroli tersebut, petugas turut melakukan penertiban terhadap salah satu lapak penjual tuak di wilayah Pasar Melintang Kecamatan Teluk Segara. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 26 liter tuak yang langsung dimusnahkan di tempat, satu bilah senjata tajam jenis samurai dengan panjang sekitar satu meter, serta empat unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Kapolresta Bengkulu menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan langkah tegas terhadap segala bentuk pelanggaran hukum yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.
“Kami tidak akan memberikan ruang terhadap segala bentuk aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, terlebih selama bulan suci Ramadhan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kapolresta menyampaikan bahwa patroli skala besar akan terus dilakukan secara rutin selama Ramadhan, terutama pada jam rawan.
“Patroli akan terus kami tingkatkan, khususnya pada malam hingga dini hari, sebagai langkah antisipasi terhadap kejahatan jalanan dan potensi gangguan kamtibmas lainnya,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, arus lalu lintas terpantau lancar dan situasi kamtibmas di wilayah Kota Bengkulu dalam keadaan aman dan kondusif. Patroli gabungan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya umat Muslim yang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan, sekaligus memperkuat sinergitas TNI-Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.














