Kota Bengkulu – Dalam rangka mempererat sinergitas antara Kepolisian dan Pemerintah Kota Bengkulu serta menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmat Hidayat melaksanakan silaturahmi dengan Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Selasa (17/02).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Ruang Pertemuan Merah Putih, tersebut menjadi momentum strategis memperkuat kolaborasi antara Polresta Bengkulu dan Pemerintah Kota Bengkulu dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) menjelang Ramadhan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmat Hidayat, Pj. Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, S.STP., M.Si., Kabag Ops Kompol Yudha Setiawan, S.H., para Asisten Pemerintah Kota, Staf Ahli Wali Kota, Pejabat Utama Polresta Bengkulu, Pejabat Eselon II (OPD), para Kapolsek jajaran Polresta Bengkulu, Camat se-Kota Bengkulu, serta tamu undangan kurang lebih 50 orang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, sambutan Wali Kota Bengkulu, sambutan Kapolresta Bengkulu, foto bersama, serta ramah tamah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan apresiasi atas soliditas dan dukungan Polresta Bengkulu dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kota Bengkulu.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Bengkulu beserta jajaran atas kerja sama dan koordinasi yang selama ini terjalin dengan sangat baik. Sinergitas ini sangat penting, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan, agar masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujar Dedy Wahyudi.
Ia juga menyoroti dukungan Polresta Bengkulu dalam penataan kawasan Pantai Panjang serta komitmen bersama melakukan penertiban aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban masyarakat.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Penataan Pantai Panjang, penertiban pedagang kaki lima, hingga pengawasan aktivitas yang berdampak sosial memerlukan dukungan penuh dari aparat kepolisian agar berjalan tertib dan humanis,” tambahnya.
Selain itu, Wali Kota menyampaikan keprihatinan atas peningkatan kasus penyakit menular, termasuk HIV yang dalam satu tahun terakhir tercatat sebanyak 1.113 kasus. Ia menegaskan perlunya pengawasan bersama terhadap praktik prostitusi daring melalui aplikasi serta penyalahgunaan rumah kos.
Tak hanya itu, Pemerintah Kota Bengkulu juga berencana melaksanakan latihan gabungan kesiapsiagaan bencana mengingat wilayah Bengkulu berada pada zona lempeng aktif yang rawan gempa dan bencana alam lainnya.
Sementara itu, Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmat Hidayat dalam sambutannya menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata penguatan komunikasi dan kolaborasi lintas sektor.
“Silaturahmi ini bukan hanya pertemuan formal, tetapi wujud komitmen bersama antara Polresta Bengkulu dan Pemerintah Kota Bengkulu dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung program pembangunan daerah,” tegas Kapolresta.
Ia memastikan bahwa Polresta Bengkulu siap memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah daerah, termasuk pengamanan selama bulan Ramadhan 1447 H.
“Kami akan memaksimalkan pengamanan di titik-titik strategis, termasuk kawasan Pantai Panjang hingga Pantai Kualo, serta pusat keramaian masyarakat. Tujuannya agar seluruh rangkaian kegiatan Ramadhan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” jelasnya.
Kapolresta juga menambahkan bahwa pengamanan akan dilakukan secara profesional dan humanis, dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Dengan terjalinnya sinergitas yang semakin erat antara Polresta Bengkulu dan Pemerintah Kota Bengkulu, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bengkulu tetap terjaga secara optimal demi kenyamanan seluruh warga.














