restabengkulukota.bengkulu.polri.go.id – Kota Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu bersama unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta kelompok tani resmi melaksanakan Launching Lomba Ketahanan Pangan Penanaman Jagung Satu Desa Satu Hektar Bengkulu Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (25/8/2025) pukul 10.00 WIB di lahan pertanian milik warga, tepatnya di Jl. Teluk Sepang RT.09 RW.03, Kelurahan Teluk Sepang, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kabid Propam Polda Bengkulu Kombes Pol Sugeng Pujihartono, S.E., M.H, Wakapolresta Bengkulu AKBP Arif Eko Prastyo, S.I.K., M.H, Kadis Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu Adriansyah, S.P., M.M, perwakilan BRMP Bengkulu, Plt. Camat Kampung Melayu, Lurah Teluk Sepang, jajaran PJU Polda Bengkulu, PJU Polresta Bengkulu, Kapolsek Kampung Melayu, Bhabinkamtibmas, PPL, serta kelompok tani setempat.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan dengan penyerahan sarana produksi berupa benih jagung secara simbolis oleh Wakapolresta Bengkulu kepada Ketua Kelompok Tani Melati. Selanjutnya, dilakukan penanaman perdana benih jagung hibrida Nusantara sebanyak 20 kilogram di lahan seluas 1 hektar milik warga, Janike Manurung.
Selain penanaman, rangkaian kegiatan juga diisi dengan sesi foto bersama dan partisipasi dalam Zoom Meeting Launching Lomba Ketahanan Pangan yang dilaksanakan serentak di beberapa wilayah di Provinsi Bengkulu.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolresta Bengkulu AKBP Arif Eko Prastyo, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.
“Polri melalui Polresta Bengkulu mendukung penuh program ketahanan pangan ini, khususnya dalam penanaman jagung satu desa satu hektar. Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan produksi pangan di wilayah Kota Bengkulu, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kita bisa mewujudkan kemandirian pangan di daerah,” ujar AKBP Arif Eko Prastyo.
Program penanaman jagung ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal di Bengkulu.














