KOTA BENGKULU – Aksi penjambretan yang menimpa seorang mahasiswi akhirnya berhasil diungkap oleh Team Resmob Macan Gading Sat Reskrim Polresta Bengkulu. Dalam operasi cepat yang dipimpin Kasubnit I Unit V, Aipda Ahmad Yani, S.H., polisi berhasil membekuk salah satu pelaku, Nopri Hidayatullah, pada Selasa (02/12).
Kasus ini bermula dari laporan korban, Okty, seorang mahasiswa yang kehilangan handphone iPhone 13 miliknya saat melintas di Jalan Fatmawati pada 4 November 2025 lalu. Korban yang sedang menuju Sawah Lebar dengan sepeda motor tiba-tiba dipepet dua pria tak dikenal hingga hampir terjatuh. Salah satu pelaku kemudian dengan cepat mengambil handphone yang berada di dashboard motor dan kabur ke arah Jalan Wijaya Kusuma.
Korban mengalami kerugian sekitar Rp7.300.000 dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Bengkulu.
Kasat Reskrim Polresta Bengkulu Kompol Sujud Alif Yulam lam, S.I.K., M.H, menegaskan bahwa laporan warga seperti ini harus ditindak tegas bukan hanya cepat namun juga harus akurat.
“Begitu laporan diterima, tim langsung bergerak melakukan pulbaket dan memetakan dugaan pelaku di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.
Setelah melakukan penyisiran dan pengumpulan keterangan saksi, Team Resmob Macan Gading akhirnya memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku. Pada Selasa (02/12), petugas mendapat titik lokasi yang mengarah ke kawasan Jl. Merawan, Sawah Lebar.
Saat dilakukan penindakan sekitar pukul 17.30 WIB, polisi berhasil mengamankan pelaku NH, sementara satu pelaku lainnya berinisial AN masih berstatus DPO.
Kasat Resrkim juga menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberantas kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.
“Pelaku ini sudah cukup meresahkan. Begitu posisi terdeteksi, tim langsung melakukan penangkapan tanpa memberi ruang untuk melarikan diri,” jelasnya.
Pelaku kemudian dibawa ke Polresta Bengkulu untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga terus melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya.
Kasat Reskrim menambahkan bahwa upaya ini merupakan bentuk keseriusan Polresta Bengkulu dalam menjaga keamanan kota.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama perempuan yang berkendara dini hari, agar lebih berhati-hati dan tidak menaruh barang berharga di tempat yang mudah dijangkau pelaku kejahatan,” tutupnya.














