restabengkulukota.bengkulu.polri.go.id – Kota Bengkulu – Peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri di tengah masyarakat kembali dibuktikan melalui penyelesaian permasalahan warga dengan mengedepankan pendekatan humanis dan musyawarah. Kali ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagar Dewa Polsek Selebar Polresta Bengkulu, Aipda Rozi Arifin, berhasil memediasi perselisihan dan kesalahpahaman antarwarga yang terjadi di RT 15 Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.
Kegiatan problem solving yang dilaksanakan pada Minggu (26/7/2026) pukul 18.30 WIB di Mapolsek Selebar tersebut menghadirkan kedua belah pihak yang berselisih, masing-masing keluarga, serta Ketua RT setempat guna mencari solusi terbaik atas permasalahan yang terjadi.
Dalam proses mediasi, Bhabinkamtibmas memberikan pembinaan, nasihat, serta imbauan kepada kedua belah pihak agar mengedepankan komunikasi yang baik dan menghindari tindakan yang dapat memperkeruh situasi. Melalui suasana yang kondusif dan penuh kekeluargaan, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara damai tanpa harus menempuh jalur hukum.
Kasat Binmas Polresta Bengkulu AKP Nurlaila mengatakan, penyelesaian masalah melalui problem solving merupakan salah satu bentuk implementasi Polri Presisi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan pendekatan restoratif dan kekeluargaan.
“Bhabinkamtibmas memiliki peran penting sebagai mediator di tengah masyarakat. Melalui problem solving, setiap persoalan yang masih memungkinkan untuk diselesaikan secara musyawarah dapat ditangani dengan mengedepankan dialog, sehingga hubungan antarwarga tetap terjaga dengan baik,” ujar AKP Nurlaila.
Menurutnya, langkah penyelesaian secara damai tidak hanya mampu meredam potensi konflik yang lebih besar, tetapi juga memperkuat hubungan sosial di lingkungan masyarakat.
“Kami selalu mengedepankan penyelesaian secara humanis terhadap setiap permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat. Dengan adanya kesepakatan damai dari kedua belah pihak, diharapkan situasi kamtibmas tetap aman, kondusif, dan tercipta kehidupan bermasyarakat yang harmonis,” jelasnya.
AKP Nurlaila juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi ketika menghadapi persoalan dengan sesama warga serta mengutamakan komunikasi dan musyawarah sebagai langkah awal penyelesaian masalah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjalin silaturahmi, memperkuat rasa kebersamaan, dan segera melibatkan Bhabinkamtibmas apabila terjadi perselisihan di lingkungan. Dengan sinergi yang baik antara masyarakat dan kepolisian, setiap persoalan dapat diselesaikan secara bijaksana tanpa menimbulkan konflik yang berkepanjangan,” pungkasnya.
Melalui kegiatan problem solving yang rutin dilaksanakan oleh para Bhabinkamtibmas, Polresta Bengkulu berharap kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mediator yang mampu memberikan solusi atas setiap persoalan sosial. Upaya ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan yang humanis, profesional, dan berkeadilan.

