



Jayapura – Pendekatan humanis kembali ditunjukkan oleh personel Operasi Damai Cartenz 2026 melalui kegiatan belajar dan bermain bersama anak-anak Taman Baca Kampung Koya Tengah, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Selasa (3/2/2026) sore.
Kegiatan yang digelar di halaman Gereja GKI Gloria Kampung Koya Tengah tersebut dipimpin oleh Ipda Andi Mappanyompa bersama satu regu personel Satgas Humas Ops Damai Cartenz 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk membangun kedekatan, kepercayaan, serta hubungan yang harmonis dengan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Sebelum pelaksanaan kegiatan, personel Satgas Humas terlebih dahulu melaksanakan apel pengecekan di Posko Jayapura pada pukul 16.00 WIT guna memastikan kesiapan personel dan perlengkapan. Pada pukul 16.30 WIT, personel tiba di lokasi dan langsung berinteraksi dengan anak-anak Taman Baca Koya Tengah.
Dalam suasana penuh keceriaan, personel Ops Damai Cartenz 2026 mengajak anak-anak belajar membaca, berhitung, serta bermain permainan edukatif. Anak-anak juga diberikan motivasi agar tetap semangat belajar, percaya diri, dan memiliki cita-cita tinggi untuk masa depan mereka.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Salah seorang warga Kampung Koya Tengah, Maria Yoku, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran personel Ops Damai Cartenz 2026.
“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada bapak-bapak polisi. Anak-anak menjadi lebih berani, senang belajar, dan merasa dekat dengan Polri. Kegiatan seperti ini sangat membantu kami di kampung,” ujarnya.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua.
“Keamanan yang berkelanjutan lahir dari kepercayaan masyarakat. Karena itu, Operasi Damai Cartenz tidak hanya hadir melalui pengamanan, tetapi juga melalui sentuhan kemanusiaan, terutama kepada anak-anak sebagai generasi masa depan Papua,” ujar Brigjen Pol. Faizal Ramadhani.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi (Wakaops) Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa Operasi Damai Cartenz mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Operasi Damai Cartenz 2026 tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis dengan hadir langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan belajar dan bermain bersama anak-anak ini, kami ingin membangun kepercayaan serta menanamkan nilai-nilai positif sejak dini guna menciptakan Papua yang aman dan damai,” ujar Kombes Pol. Adarma Sinaga.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan personel Polri dalam kegiatan sosial dan edukatif merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, personel Ops Damai Cartenz 2026 menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan yang ramah, edukatif, dan penuh kepedulian sebagai wujud nyata Polri yang presisi dan humanis.














