KOTA BENGKULU – Polresta Bengkulu melalui Polsek Ratu Samban melaksanakan monitoring dan pendampingan kegiatan penertiban serta himbauan kepada Pedagang Kaki Lima (PK5) di kawasan Pasar Minggu, Senin (1/12).
Kegiatan dilakukan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu dengan menyasar pedagang yang berjualan di badan jalan Jl. KZ Abidin 2 dan Jl. Cendana, Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Ratu Samban.
Proses penertiban mendapat dukungan penuh dari personel gabungan, yakni 3 personel Polsek Ratu Samban, 30 personel Satpol PP serta 15 petugas dari UPTD Pasar Minggu Disperindag Kota Bengkulu.
Kapolsek Ratu Samban AKP Dendi Putra, SH, MH, yang turut memantau langsung kegiatan di lokasi, menegaskan bahwa penertiban dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan menjaga ketertiban umum.
“Kami hadir untuk mendukung Pemkot dalam menata kawasan pasar agar tetap tertib. Harapan kami, para pedagang dapat menaati aturan dan tidak lagi menggunakan badan jalan untuk berjualan,” ujar Kapolsek.
Sebelum pelaksanaan penertiban, seluruh personel melaksanakan apel pagi yang dipimpin Kasatpol PP Kota Bengkulu, Dr. Sahat Marulitua Situmorang, AP., MM. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pendekatan persuasif agar pedagang dapat memahami tujuan penataan kawasan pasar.
“Penertiban ini bukan untuk mematikan usaha masyarakat, tetapi untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertata. Kami mengedepankan himbauan dan komunikasi yang baik,” ungkap Kasatpol PP.
Setelah apel, petugas Satpol PP bersama UPTD Pasar Minggu dan didampingi Polsek Ratu Samban mulai memberikan himbauan kepada pedagang PK5 sekaligus melakukan penataan lapak yang masih berada di badan jalan. Pembersihan area dari tumpukan barang dagangan dan sampah juga dilakukan untuk memastikan jalur pejalan kaki dan kendaraan tetap aman.
Danton Satuan Pamong Praja Kota Bengkulu, Asmiliandi, turut memimpin langsung pemberian himbauan kepada para pedagang. Sejumlah pedagang tampak kooperatif dan mengikuti arahan petugas.
Kapolsek Ratu Samban kembali menegaskan komitmen pihak kepolisian dalam menjaga situasi tetap kondusif selama proses penertiban berlangsung.
“Kami memastikan semua tahapan berjalan humanis dan tidak menimbulkan gesekan. Alhamdulillah seluruh kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar,” jelasnya.
Kegiatan monitoring dan penertiban PK5 ini diharapkan dapat terus meningkatkan ketertiban kawasan Pasar Minggu sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat tetap berjalan dengan nyaman dan teratur.














