restabengkulukota.bengkulu.polri.go.id – Kota Bengkulu – Personel Polresta Bengkulu melalui Polsek Selebar bergerak cepat merespons laporan kebakaran lahan yang terjadi di RT 29 RW 01, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, tepatnya di belakang pagar Bandara Fatmawati Soekarno, Minggu (2/8/2026).
Mendapatkan informasi dari masyarakat, Kapolsek Selebar AKP Bayu Heri Purwono langsung mengerahkan personel piket yang terdiri dari Piket Pawas, Piket SPKT, Piket Reskrim, Unit Intelkam, serta Unit Patroli untuk mendatangi lokasi kejadian dan melakukan langkah-langkah penanganan awal.
Sesampainya di lokasi, personel kepolisian segera berkoordinasi dengan Petugas Pemadam Kebakaran (PBK) sekaligus membantu masyarakat melakukan upaya pemadaman agar kobaran api tidak semakin meluas ke area lahan kering di sekitarnya.
Kapolsek Selebar AKP Bayu Heri Purwono mengatakan bahwa respons cepat personel merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya terhadap potensi kebakaran yang meningkat pada musim kemarau.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran agar api dapat segera dikendalikan.”
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran bermula saat seorang warga melihat kepulan asap dari area lahan kosong yang kemudian dengan cepat merambat ke lahan gambut. Menyadari api semakin membesar, warga segera menghubungi Ketua RW dan Ketua RT setempat sebelum akhirnya meminta bantuan kepada Polsek Selebar.
Hanya sekitar lima menit setelah menerima laporan, personel Polsek Selebar tiba di lokasi dan langsung bergabung bersama warga melakukan pemadaman sembari menunggu kedatangan tim Pemadam Kebakaran. Sekitar sepuluh menit kemudian, satu unit mobil pemadam tiba di lokasi dan bersama personel kepolisian serta masyarakat berjibaku memadamkan api.
Berkat kerja sama yang baik antara personel Polsek Selebar, Tim Pemadam Kebakaran, dan masyarakat, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian sehingga tidak meluas ke area lain.
AKP Bayu Heri Purwono mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan kejadian serta ikut membantu proses pemadaman.
“Sinergi antara masyarakat, kepolisian, dan petugas pemadam kebakaran menjadi kunci keberhasilan dalam menangani kebakaran ini sehingga api dapat segera dipadamkan dan tidak meluas.”
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran lahan di tengah musim kemarau yang menyebabkan kondisi vegetasi menjadi lebih kering dan mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak membuang puntung rokok atau sumber api sembarangan, karena hal tersebut dapat memicu terjadinya kebakaran yang membahayakan lingkungan dan keselamatan warga.”
Selain melakukan pemadaman, personel Polsek Selebar juga mendokumentasikan kejadian, melakukan pendataan di lokasi, serta memastikan situasi benar-benar aman setelah api berhasil dipadamkan.
AKP Bayu menegaskan bahwa Polsek Selebar akan terus meningkatkan patroli dan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan potensi kebakaran hutan dan lahan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Apabila melihat adanya titik api atau potensi kebakaran, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditangani sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.”
Polresta Bengkulu mengimbau seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran lahan selama musim kemarau. Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum diharapkan dapat menjadi langkah efektif dalam mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi merugikan lingkungan maupun keselamatan masyarakat.

